π Hati-Hati Saat Berihram! Hindari Kesalahan Ini Agar Ibadah Umroh & Haji Sempurna
Pendahuluan
Berihram adalah salah satu rukun penting dalam ibadah haji dan umroh. Tanpa ihram yang benar, ibadah bisa tidak sah. Namun, masih banyak jamaah yang melakukan kesalahan saat memulai ihram, baik karena kurangnya ilmu maupun karena ikut-ikutan tanpa memahami tata cara yang sesuai sunnah.
Padahal Rasulullah ο·Ί bersabda:
“Ambillah dariku tata cara manasik kalian.”(HR. Muslim)
Artinya, ibadah haji dan umroh harus dilaksanakan sebagaimana tuntunan Nabi ο·Ί, termasuk dalam hal ihram.
❌ Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Berihram
1️⃣ Berihram di Airport Jeddah
Banyak jamaah yang menunda niat ihram hingga tiba di Bandara Jeddah. Padahal, Jeddah bukanlah miqat. Jika seseorang melewati miqat tanpa berihram, maka ia wajib membayar dam (denda).
2️⃣ Mengira Ihram Harus dalam Keadaan Suci
Sebagian jamaah berpikir bahwa ihram hanya boleh dilakukan dalam keadaan suci (sudah wudhu). Padahal, ihram sah dilakukan meskipun seseorang belum dalam keadaan suci.
Tentu, jika memungkinkan, lebih baik dalam keadaan suci agar lebih sempurna. Namun bila sedang haid atau tidak sempat berwudhu, ihram tetap sah.
3️⃣ Enggan Berihram di Pesawat
Ada pula jamaah yang merasa kurang pantas berihram di pesawat. Mereka menunda hingga tiba di darat, padahal miqat sudah terlewati.
Padahal sunnahnya: jamaah boleh memakai pakaian ihram sejak dari rumah atau di bandara keberangkatan, kemudian niat ihram dilakukan ketika melewati miqat meskipun masih berada di pesawat.
π‘ Tata Cara Ihram yang Benar
Agar terhindar dari kesalahan, berikut panduan ringkas ihram sesuai sunnah:
-
Mandi sunnah ihram (jika memungkinkan).
-
Memakai pakaian ihram: laki-laki mengenakan dua kain putih tanpa jahitan, wanita memakai pakaian yang menutup aurat sesuai syariat.
-
Shalat sunnah dua rakaat (bila sempat).
-
Berniat ihram sesuai tujuan: “Labbaika ‘umrah” atau “Labbaika hajjan”.
-
Mulai bertalbiyah: “Labbaik Allahumma labbaik, labbaik la syarika laka labbaik…”.
✨ Hikmah dan Adab dalam Berihram
-
Ihram mengajarkan kesederhanaan, karena jamaah meninggalkan pakaian mewah dan menyamakan diri di hadapan Allah ο·».
-
Ihram juga melatih kesabaran, karena sejak berniat jamaah harus menahan diri dari hal-hal yang dilarang, seperti berdebat, memotong kuku, atau memakai wangi-wangian.
π Bersama Fajri Umroh, InsyaAllah Lebih Terarah
Banyak jamaah melakukan kesalahan dalam ihram karena kurangnya bimbingan. Untuk itu, penting memilih penyelenggara umroh yang amanah, berpengalaman, dan sesuai sunnah.
Dengan bimbingan yang tepat, insyaAllah ibadah umroh menjadi lebih khusyuk, tenang, dan sesuai tuntunan Rasulullah ο·Ί.
Penutup
Berihram bukan hanya soal pakaian putih, tetapi sebuah niat suci untuk menghadap Allah ο·» dalam ibadah haji dan umroh. Jangan sampai ibadah agung ini ternodai karena kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.
Mari pahami tata cara ihram yang benar, hindari kesalahan yang sering dilakukan, dan persiapkan ibadah dengan baik. Dengan ilmu, bimbingan, dan keikhlasan, semoga Allah ο·» menerima amal ibadah kita.
“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah.”(QS. Al-Baqarah: 196)
